Siapa Bilang Menghafal Al-Qur’an Itu Susah? Ini Dia Tips Mudah Menghafal Al-Qur’an
Santrigaul > Beranda > Agama > Siapa Bilang Menghafal Al-Qur’an Itu Susah? Ini Dia Tips Mudah Menghafal Al-Qur’an
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Santrigaul – Di zaman yang sudah maju sekarang, sudah mulai sedikit orang-orang yang berminat untuk dapat bisa menghafalkan Al-Qur’an. Padahal orang-orang yang hafal Al-Qur’an (Biasanya disebut Hafidz atau Hafidzoh) akan dijanjikan masuk surga lebih dahulu. Sayangnya banyak orang tua yang tidak mempedulikan akan hal ini, mereka lebih mementingkan pelajaran-pelajaran sekolah anak-anak mereka ketimbang agama anak-anak mereka.
Sebagai keluarga muslim akan lebih baiknya untuk mengajarkan kepada anak-anaknya tentang bekal di akhirat nanti berupa bacaan Al-Qur’an. Jika dengan membaca saja masih kurang lebih baiknya lagi membimbing mereka untuk menghafal Al-Qur’an, membimbing mereka untuk menjadi seorang Hafidz dan Hafidzoh. Jadi sudah banyak orangtua yang sadar akan pentingnya agama dalam diri seorang anak, maka keputusan yang diambil adalah dengan memasukkan anak-anak mereka ke pondok pesantren yang terdapat lembaga tahfidz atau hafalan A-lQur’annya.
Di Indonesia sudah terdapat banyak lembaga pendidikan yang mengedepankan hafalan Al-Qur’an dan bahkan ada sekolah yang mewajibkan murid atau santrinya untuk hafal Al-Qur’an terlebh dahulu baru dapat lulus dari sekolah, karena para guru pahan akan kepentingan agama pada seorang anak. Jadi tidak perlu untuk ragu dalam memilih lembaga tahfidz yang bagus, Inshaa Allah semua lembaga tahfidz Qur’an yang ada di Indonesia semuanya berkualitas.
Langkah-Langkah Dalam Menghafalkan Al-Qur’an
Agar memperlancar dalam menghafal, ada beberapa langkah yang harus diambil sebelum memulai menghafal Al-Qur’an:
Memiliki Guru yang Membimbing Proses Menghafal
Dengan adanya seorang guru, maka kesalahan-kesalahan dapat diperbaiki olehnya. Jika bingung kemana harus menyetorkan hafalan, gurulah tempatnya.
Bacaan Al-Qur’an Harus Lancar
Ini kunci utama untuk bisa menghafal Al-Qur’an, dengan lancar dalam membaca Al-Qur’an, maka akan terasa ringan selama menyebutkan ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan begitu menghafal akan terasa mudah dijalankan.
Niat yang Ikhlas dan Sabar
Ikhlas adalah kunci mendapatkan ridho dari Allah SWT dalam menghafal Al-Qur’an. Ayat-ayat Al-Qur’an merupakan firmannya, dan dialah yang memberi anugerah kepada setiap orang yang memiliki niat tulus menghafal Al-Qur’an. Kesabaran harus tertanam dalam hati setiap orang yang menghafal Al-Qur’an, karena terkadang terasa sulit dalam menghafal, maka kesabaranlah kunci utama. Semoga Allah SWT selalu membimbing kita ke jalannya yang benar.
Jangan Lupa Membaca Basmallah
Sebagai pembuka dalam membaca Al-Qur’an, hendaknya membaca Basmallah terlebih dahulu agar selalu dalam naungan rahmat Allah SWT. Bismillah merupakan sebuah ucapan yang menandakan bahwa pekerjaan itu juga merupakan karunia dari Allah SWT.
Bersuci terlebih Dahulu
Ayat-ayat Al-Qur’an merupakan kalimat yang suci, ada lebih baiknya jika bersuci terlebih dahulu sebelum memegang mushaf dan membacanya. Jika sudah suci, maka hati pun juga akan menjadi suci sehingga akan memudahkan dalam menghafalkan Al-Qur’an.
Sebaiknya Menghadap Ke Kiblat
Dengan menghadap ke kiblat, layaknya sedang sholat maka akan lebih khusyuk dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Memakai Pakaian yang Menutup Aurat
Sepantasnya selama menghafal Al-Qur’an untuk menutup aurat sebagai tanda penghormatan kepada Allah SWT dan ayat-ayatnya.
Usahakan Dalam Keadaan Tenang
Jangan sampai selama proses menghafal ayat-ayat Al-Qur’an diselingi dengan banyak mengobrol dan bercanda, itu sangat tidak pantas dan dapat menghilangkan fokus dalam menghafal. Fokus adalah kunci utama yang lain dalam menghafal, usahakan jangan menghafal dalam keadaan mengantuk atau sering menguap, itu akan menghilangkan fokus dalam menghafal.
Pilih Tempat dan Waktu yang Tepat
Masjid merupakan tempat yang cocok dalam menghafal Al-Qur’an dan setelah menunaikan shalat adalah waktu yang tepat juga. Setiap orang memiliki tempat dan waktu favoritnya masing-masing, Masjid dan setelah shalat adalah saran saja.
Jangan Ganti-Ganti Mushaf
Dengan mushaf yang berganti-ganti maka bacaan juga akan tidak lancar, malahan susah menghafal. Tentukan pilihan mushaf terbaik yang akan selalu menjadi teman dalam menghafal Al-Qur’an.
Beberapa Teknik Menghafal Al-Qur’an
Teknik Potongan-Potongan
Dengan mengelompokkan ayat-ayat menjadi beberapa bagian yang menjadikan patokan dalam menghafal nanti. Dapat dengan mengelompokkan dengan ayat, halaman atau surat yang penting lebih memudahkan dalam menghafalkan.
Teknik mengulang-Ulang
Membaca dengan sepotong-potong ayat kemudian fokus terhadap ayat tersebut dan tidak melanjutkan menghafal ayat selajutnya sampai hafal di luar kepala. Setelah selesai hafal dan melanjutkan ayat selanjutnya, ketika mau mengulangi bacaan, ulangilah mulai dari patokan memulai bacaan.
Teknik Menghafal Bersama Teman
Pilihlah teman yang memiliki ambisi yang sama, kemudian menghafal dengan menyimak bacaan teman dan sebalik, seperti itu terus. Dengan begitu akan saling mengoreksi satu sama lain jika ada kesalahan dalam menghafal.
Teknik Dengan Mendengar Bacaan Orang Lain
Untuk yang metode satu ini kuncinya adalah harus pintar-pintar dalam mendengar dan menyimak ayat-ayat yang dibaca, setelah selesai mendengar cobalah untuk mengulang bacaan tersebut hingga lancar. Sebelum itu tentukanlah siapa yang membaca Al-Qur’an, usahakan orangnya lancar dan bagus dalam membaca Al-Qur’an. Jika tidak memliki orang lain yang akan dijadikan patokan, bisa juga mendengarkan lewat rekaman Mp3.
pertanyaan Umum Tentang Cara Menghafal Al-Qur’an
Berikut ada beberapa pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh orang-orang yang baru mulai, sedang menghafal dan sudah hafalAl-Qur’an:
Bagaimana Cara Menambah Hafalan Pada Hari Berikutnya?
Jika ingin menambah ayat pada hari esoknya, usahakan ayat yang sebelumnya dihafal sehafal mungkin hingga hafal diluar kepala. Jika masih ragu-ragu dapat mengulang kembali sebanyak 20 kali sampai perasaan ragu-rahu tersebut hilang.
Bagaimana Cara Mengulang Hafalan 30 Juz Setelah Menyelesaikan Muraja’ah Di atas?
Mulailah mengulang hafalan sebanyak 2 juz dalam sehari dengan mengulangnya 3 kali sehari. Sehingga dalam tempo 2 minggu dapat mengulang seluruh hafalan dan mengkhatamkan Al-Qur’an. Inshaa Allah dengan metode ini dapat mempermudah hafalan.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menghafal Al-Qur’an Selama Satu Tahun?
Jadikan hafalan Al-Qur’an tersebut menjadi dzikir dan wirid harian, ini untuk menjaga agar tetap hafal dan lancar dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Rasulullah SAW membagi Al-Qur’an menjadi 7 bagian, setiap seminggu sekali beliau mengkhatamkan Al-Qur’an.
1. Hari pertama membaca surat Al-Fatihah sampai akhir surat An-Nisaa’.
2. Hari kedua membaca dari surat Al-Maidah sampai akhir surat At-Taubah.
3. Hari ketiga membaca dari surat Yunus sampai akhir surat An-Nahl.
4. Hari keempat membaca dari surat Al-Isra’ sampai akhir surat Al-Furqon.
5. Hari kelima membaca dari surat Asy-Syu’ara sampai akhir surat Yasiin.
6. Hari keenam membaca dari surat Ash-Shaffat sampai akhir surat Al-Hujurat.
7. Hari ketujuh membaca dari surat Qaff sampai akhir surat An-Naas.
Rasulullah SAW membagi Al-Qur’an menjadi 7 bagian, setiap seminggu sekali beliau mengkhatamkan Al-Qur’an.
1. Hari pertama membaca surat Al-Fatihah sampai akhir surat An-Nisaa’.
2. Hari kedua membaca dari surat Al-Maidah sampai akhir surat At-Taubah.
3. Hari ketiga membaca dari surat Yunus sampai akhir surat An-Nahl.
4. Hari keempat membaca dari surat Al-Isra’ sampai akhir surat Al-Furqon.
5. Hari kelima membaca dari surat Asy-Syu’ara sampai akhir surat Yasiin.
6. Hari keenam membaca dari surat Ash-Shaffat sampai akhir surat Al-Hujurat.
7. Hari ketujuh membaca dari surat Qaff sampai akhir surat An-Naas.
Kesimpulan
Membaca Al-Qur’an diniatkan untuk Allah Ta’ala, begitu juga ketika menghafalkannya. Masih banyak orang yang menghafalkanAl-Qur’an tetapi dengan berbagai alasan, seperti agar terkenal, terlihat alim, biar dijuluki hafidz dan lainnya. Memohonlah kepada Allah agar selalu dimudahkan dalam proses penghafalan Al-Qur’an, karena Al-Qur’an merupakan firman-Nya dan sepatutnnya kita meminta kemudahan kepada-Nya.
Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi tertinggi dalam menghafal Al-Qur’an, terima kasih atas perhatiannya.



